EKONOMI MAKRO

  1. KENAPA EKONOMI ADA

 

 

1 (SATU) MANUSIA DI DUNIA/SATU GEOGRAFIS 

Lihat Diagram :  Kenapa Ekonomi Ada — Bahan 1c

 

  • Jual Faktor Produksi

1 manusia jual faktor produksi, yaitu tanah (R), tenaga kerja (L), kapital (K), dan enterprenur (E) kepada para produsen — maka manusia memperoleh pendapatan (Personal Income – Yd) dan dalam hal ini yaitu hasil produksinya.

Kapital yang dimaksud adalah berupa fisik. L dan E karena keduanya adalah manusia, untuk analisa digabung jadi 1 yaitu L.

  • Produksi (Supply — S)

Manusia tersebut dengan menggunakan faktor produksi yang ada dan menggabungkannya dengan menggunakan teknologi (f) yang tersedia, maka dia sebagai produsen menghasilkan produk (Q) barang dan jasa — Q = f(R, K, L, E) misal dengan fungsi produksi Cobb-Douglass  Q = AKαLβ (R dan E kemana?).

Q tersebut secara makro (agregat) disebut Produk Domestik Bruto – PDB (Gross Domestic Product – GDP) atau Produk Nasional Bruto – PDB (Gross National Product – GNP), untuk keduanya diberi notasi Y. Sebagai catatan, dalam hal 1 manusia itu, maka Y = Yd.

  • Konsumsi (C) melahirkan permintaan (Demand – D)

Manusia itu untuk kehidupannya membelanjakan Yd membeli barang/jasa Q hasil produksinya untuk keperluan hidup atau konsumsi (C), jadi dia bertindak sebagai konsumen (rumah tangga – households) – terdiri dari suami isteri dan anak-anak dan ditanggung oleh pendapatan (Yd) suami dan atau isteri.

  • Investasi (Investments – I)

Untuk kelangsungan produksi, manusia itu melakukan investasi yang dibiayai dari saving (S) dia, yaitu sisa dari Y (atau Yd) setelah konsumsi (C).

  • Dengan demikian :
  • Y atau Yd = C + S dan Y atau Yd = C + I, sehingga keseimbangan (equilibrium) ekonomi dari manusia itu di area kehidupannya adalah  S = I.
  • Prinsip dan kenyataan ekonomi klasik bahwa “supply creates its own demand” bukan sebaliknya. Sehingga banyak manusia banyak produksi dan banyak konsumsi dan investasi.

 

SEMUA MANUSIA DI SATU NEGARA/SATU GEOGRAFIS 

Maka terdapat :

  • Banyak manusia sebagai konsumen, dimana :
  • setiap konsumen individu mempunyai permintaan (demand – D).

D individu ini bekerja atas dasar hukum permintaan (the law of demand – TLOD) yaitu “ceteris paribus, harga turun maka permintaan naik, atau sebaliknya” – jadi kurva D turun miring ke kanan atau naik miring ke kiri, dengan kata lain slope kurva demand adalah negatif.

  • semua konsumen datang ke pasar membentuk D

Karenanya, D pasar juga bekerja atas dasar TLOD.

  • Banyak manusia sebagai produsen yang memberikan penawaran (supply), jadi :
  • terdapat supply individu – S.

S individu ini bekerja atas dasar hukum penawaran (the law of supply – TLOS) yaitu “ceteris paribus, harga naik maka penawaran naik, atau sebaliknya” – jadi kurva S naik miring ke kanan atau turun miring ke kiri, dengan kata lain slope kurva supply adalah positif.

  • semua supplier datang ke pasar membentuk S pasar.

Karenanya, S pasar juga bekerja atas dasar TLOS.

  • Banyak barang dan jasa (Q) P          Pasar
  • Banyak pasar barang dan jasa S

PE  ———–

S =                                  D

 

D =                                          Q

D=S

  • Harga (P) setiap barang dan jasa
  • 3 sektor dalam ekonomi : riil, tenaga kerja, keuangan
  • Agregat permintaan (Aggregate Demand) – AD dan Agregat penawaran (Aggregate Supply) – AS
  • AD yaitu jumlah semua permintaan dalam suatu ekonomi terhadap semua barang dan jasa, jadi sebagai permintaan agregat (AD).
  • AS yaitu Y =  f(R, K, L, E),

misal    Y =  AKαLβ.

Yaitu jumlah semua penawaran dalam suatu ekonomi untuk semua barang dan jasa, jadi sebagai penawaran agregat (AS).

 

Makroekonomi : AD – AS

AD

AS (=Y)        Y = df

AD

——————

 

 

450

AS = Y

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>